Sabtu, 20 Desember 2014

Tips Membuat Video Instagram

Kalau dilihat-lihat, sekarang sosial media yang paling hits itu Path sama Instagram. Orang-orang sudah mulai jarang pakai Twitter. Ada sih beberapa kayak artis-artis, toko dan media online, atau kalangan tukang siomay yang baru beli smartphone.
Sosial media sekarang, khususnya Instagram, lebih banyak digunakan untuk berkarya dan mencari hiburan. Bener nggak? Coba lihat deh akun-akun top di IG ada siapa aja? @dagelan, @inilucu, @indovidgram, dan lain-lain.

Berhubung gue ini bukan tipe 'penikmat' tetapi 'pembuat', akhirnya gue juga ikutan bikin-bikin video dan gambar-gambar lucu di IG. Jumlah like sama comment nya nggak terlalu banyak sih, cuman rasanya ketika udah bikin sebuah karya itu seneng banget. Jadi kepengen bikin lagi, lagi dan lagi.
Nah, di postingan ini gue pengen sharing aja, apa sih yang harus dipersiapin buat bikin video di Instagram. Ini dia tahapannya:
1. Bikin Konsep
Semua karya itu perlu konsep awal. Sama kayak bikin cerita, setiap creator membutuhkan outline atau kerangka dari adegan pertama sampai adegan terakhir. Melalui konsep kita bisa membayangkan gimana keseluruhan ceritanya.
Konsepnya bisa apa aja, tetapi menurut gue yang mudah untuk dibikin adalah masalah kehidupan sehari-hari. Kita nggak perlu mikir berat karena kita sudah akrab sama kejadiannya.
2. Tentukan Genre
Di awal sudah disebutkan bahwa pengguna Instagram itu cenderung mencari hiburan. Sedangkan hiburan identik dengan komedi. Bener gak? Nah, oleh karena itu genre yang paling umum adalah video komedi.
Tapi itu balik lagi ke diri masing-masing. Mungkin ada yang suka horor, atau apa, terserah.
3. Take an Action!
Permasalahan dari setiap creator kebanyakan adalah malas. Padahal konsep sudah mantap. Terus gimana cara mengatasinya? Ya nggak ada solusi lain selain menyelesaikan konsep yang sudah dibuat. Awalnya memang berat dan terasa susah. Mungkin karena belum terbiasa. Tetapi lama-lama jadi gampang sendiri, kok.
4. Editing
Sebagian orang merasa kurang pede sama gadget yang mereka punya. Mereka beralasan, "Duh hapeku biasa aja, aplikasinya nggak sekeren merk anu." Ya, emang betul sih. Gadget yang mahal hasilnya juga bakal lebih bagus. Namun akan lebih baik kalau orientasi kita adalah memaksimalkan apa yang kita punya. Percuma juga udah beli gadget mahal, eh ujung-ujungnya nggak jadi bikin.
5. Keep Going On
Setelah menyelesaikan satu video, maka selesaikan video-video selanjutnya.
Bagi pengguna Android bisa pakai aplikasi VivaVideo (free). Sedangkan pengguna iOS bisa pakai Lumify (free).
Oiya, kalian bisa juga liat-liat video gue di https://www.youtube.com/channel/UC5Ta2PIHDft5hPIfbW6qlqw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar